Friday, September 14, 2007

I miss my B...


aku ingin memelukmu sayang, malam ini. sekarang juga. tapi, adzan berkumandang dan memanggilku ke alam nyata. ini Ramadhan sayang. mari berpuasa...

ps : ketika rasa rindu itu menggelitikku...

aku menamainya Pegasus



ini pembelaanku untuk A.K
tertuju kepada : si mas


mas,
mungkin saja memang dia sudah bosan
sudah jengah
sudah lelah
atau apapun dia menyebutnya

mas,
mungkin memang dia sudah berpaling
membagi hatinya
mungkin saja,

mas, sudahlah...
lepaskan saja, biarkan saja
dia hanya sedang ingin terus terbang
mencari atap langit
tunggu saja sampai dia puas
kelak,
dia sendiri yang akan mencari rumahnya

sekarang,
biarkan saja dia pergi dan berkelana sepuasnya
karena dia kunamai pegasus
yang katamu..
'kau cintai apapun bentuknya'
ya toh?

mas,
sungguh.. jika kau cinta dia
maka, biarkan dia berbahagia
dengan caranya sendiri
bisakah mas?

"ps: asal kau bahagia, adikku. aku tetap saja disini. melihatmu, mengamatmu, membawakan obat merah seadanya untuk sayapmu kala patah atau kulitmu yang terkerat. tidakkah apa-apa?"

Wednesday, September 12, 2007

Kubunuh Lelakiku..


ingin kubunuh lelakiku
yang mencampakkanku di jalanan sepi
dan berkata dengan tenang
'tunggu saja mobil yang lewat, dia yang akan membawamu. dan aku, cukuplah mengantarmu sampai disini.'

ingin kubunuh lelaki itu..
yang menelanjangiku dengan matanya
dan tidak menyisakan sedikitpun dari tubuhku yang dapat kunikmati
selain sakit dan kesepian

ingin sekali kubunuh lelakiku..
yang meninggalkan begitu saja
dan berjanji menghancurkan lelaki baik manapun yang akan meminang
ingin kubunuh dia..
lelakiku.

tapi....
aku mencintainya!

ingin kubunuh dia, lelakiku!
agar cuma aku, yang bisa memilikinya..
aku, wanitanya.

Kucingkecilku


account multiplyku... -kucingkecilku- .... belum tahu juga akan diolah menjadi apa. aku kan juru masak yang linglung. yang kerap lupa akan memasak apa.. membeli apa, untuk apa? tapi tampaknya tidak ada salahnya mencoba hal baru. sebelum dibunuh yang namanya jenuh. baiklah..kucingkecilku... aku akan mencoba merawatmu :)

Sunday, September 9, 2007

untitled


angin menderu.. mengusap kulitku yang hampir mati kaku. bulu kudukku berdiri.. aku takut. bukan hantu. bukan itu sayankku.. aku hanya takut.... takut berpaling. takut tak setia. takut hilang. takut pergi. takut sendiri. aku takut... kamu dimana? bisakah menelponku saat ini juga?

AKU TAKUT...

jogja, sepulang Kinoki.

Wednesday, August 29, 2007

Cokelat Leleh Bereinkarnasi

''Blogmu gimana?'' tanya ibu pemred sambil berbisik di tengah-tengah sesi seminar tentang sumber daya manusia di taman pintar hari ini (28/07).

Segenap alasan segera saja berusaha kukarang untuk menghindari pertanyaan itu. sumpah, aku tak pernah tahu mau kuapakan sih blog itu??? dulu blog itu aku pakai untuk mengungkapkan perasaanku kepada seseorang dan ternyata... manjur.mungkin akhirnya berlaku hukum sesudah manis sepah dibuang. blogku yang awalnya berjumlah 3buah karena kesalahan teknis itu... meredup dan hampir tidak pernah lagi kukunjungi.

Padahal setelah kupikir2.. desakan pemredku 'tentang si blog' itu ada benarnya. banyak benarnya. kenapa aku tidak menggunakannya untuk berlatih menulis saja. menggunakan media si cokelat leleh ini. supaya tulisanku punya wadah, supaya tidak berserakan dan dapat kukunjungi kapan saja. selain itu, tentu saja.. mengurangi resiko 'hilang' dari peredaran. lagipula, kalau dipikir-pikir.. blog ini justru sangat berjasa memberikan jembatan komunikasi untuk seseorangku disana. yah tentunya, karena aku juga sudah berjanji menyumbang satu url di halaman ibu pemred.

janji itu hutang.. dan menyadari ingatan bu pimred yang tajam untuk beberapa hal tertentu.. rasanya aku tidak mungkin lagi terus menghindar. oke, ini blogku. wadahku belajar menulis rasa. hutangku udah dicicil kan ibu? :)

Saturday, June 16, 2007

segelas cokelat leleh hangat yang dingin

kuseruput cokelat leleh kental yang mendingin
sendirian...
padahal yang kupesan adalah segelas cokelat hangat dengan taburan keju yang nikmat
cokelat hangat lezat dicampur sedikit getir
tapi hangatnya cepat sekali memudar
hanya menyapa saja
berkata 'hai..' lalu pergi dengan sangat tergesa

ketika kutanya kenapa
segelas cokelat hangat yang dingin hanya diam
kenapa semua berhenti berkata-kata
malam ini begitu dingin
dan hatiku menyanyi lagu sendu
satu hari berlalu dan kelopak mataku masih menyisa mendung
kenapa semua membiarkan kebingunganku menjadi-jadi?
termasuk cokelat hangatku yang dingin
kenapa malam ini kamu gagal menghangatkanku?

segelas cokelat hangat yang dingin kutinggalkan kesepian
malam itu di sebuah cafe
sendirian...

jogja, 16 Juni 2007

20.20
seseorang yang menyayangimu akan mengirim pesan.... (semoga)